• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dana Kelurahan Dinilai Dapat Mendukung Pembangunan

by BontangPost
22 Oktober 2018, 20:43
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi (net.)

ilustrasi (net.)

Share on FacebookShare on Twitter

 “Prinsipnya banyak sekali yang dapat dilakukan apabila ada dana kelurahan dari pemerintah pusat. Memang diakui sih, di kelurahan ini banyak program yang bisa dijalankan dan dibutuhkan masyarakat. Tetapi enggak bisa terlaksana karena terkendala anggaran”. Nurharyanto (Lurah Lempake Samarinda)

SAMARINDA – Presiden Joko Widodo menjanjikan adanya dana kelurahan di 2019. Janji tersebut sebagai jawaban dari beragam keluhan yang diterima orang nomor satu di Indonesia itu. Sejumlah lurah dan pegawai kelurahan di beragam kota di Indonesia meminta presiden membuat kebijakan yang serupa dengan dana desa.

Kebijakan presiden itu dianggap sebagai “kampanye” di tengah tahun politik yang kian memanas. Terlebih, Jokowi tercatat sebagai petahana yang kembali bertarung dengan calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto

Baca Juga:  Pungut Suara, Besok Libur Serentak

Lurah Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Nurharyanto mendukung wacana alokasi anggaran untuk seluruh kelurahan di Kota Tepian. Pasalnya, banyak program di kelurahan yang tak dapat diakomodir di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Kalau anggaran untuk kelurahan itu ada, bagus saja. Usulan kami di musrembang (musyawarah perencanaan pembangunan, Red.) itu tidak seluruhnya terakomodir di APBD,” katanya, Ahad (21/10) kemarin.

Dia menyebut, anggaran dari pemerintah pusat dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar, perbaikan gang, dan pemberian modal usaha atau pinjaman tanpa agunan.

“Prinsipnya banyak sekali yang dapat dilakukan apabila ada dana kelurahan dari pemerintah pusat. Memang diakui sih, di kelurahan ini banyak program yang bisa dijalankan dan dibutuhkan masyarakat. Tetapi enggak bisa terlaksana karena terkendala anggaran,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masyarakat Diimbau Tak Perlu Gabung ke Jakarta

Namun dia menekankan, alokasi anggaran kelurahan yang bakal diberikan pemerintah pusat itu mesti memiliki landasan hukum. Sebab setiap anggaran yang digunakan kelurahan, harus didasarkan pada aturan.

“Kalau tidak ada aturan, enggak bisa kami terima. Namanya kami di kelurahan ini, tidak bisa menggunakan anggaran tanpa ada aturan teknisnya. Karena ujungnya nanti, kami gunakan anggaran negara tanpa aturan, bisa bermasalah,” tutupnya.

Diketahui, pemerintah pusat sedang merancang dana kelurahan di anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2018. Saat ini, pemerintah sedang membahasnya bersama DPR RI.

Presiden Jokowi mengungkapkan, alokasi dana kelurahan itu bermaksud untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah. Besarnya berbeda dengan dana desa yang telah terlebih dulu digelontorkan pemerintah sejak undang-undang desa disahkan.

Baca Juga:  Gaji Buruh Setiap Daerah Mesti Dibedakan

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, meski jumlah penduduk di kelurahan lebih banyak dibanding kelurahan, dana kelurahan lebih kecil dibandingkan dana desa.

Alasannya, permasalahan yang dihadapi di perdesaan lebih kompleks ketimbang di kelurahan. Dia mencontohkan masalah infrastruktur yang lebih  banyak dibangun di desa dibanding kelurahan.

Kenyataan menunjukan, besaran dana kelurahan yang gelontorkan lewat APBD berbanding terbalik dengan beban operasional pegawai, pengembangan ekonomi, sarana, dan prasarana.

“Saat ini ternyata sejumlah kelurahan memang minim anggarannya dan belum mampu menempatkan sebuah posisi sebagai kelurahan di suatu kota. Baik menyangkut sarana prasaran maupun fasilitas umumnya,” ucap dia. (*/um)

Tags: Metro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembagian Bantuan Dipelototi Bawaslu

Next Post

Gaji Buruh Setiap Daerah Mesti Dibedakan

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.