• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

DPRD Sebut Kuota Gas Melon Bontang Kurang

by BontangPost
15 Mei 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Komisi II DPRD Bontang beranggapan kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) atau elpiji melon di Bontang masih kurang. Pasalnya, kuota gas 3 kg perhari hanya mencapai 4.480 tabung. Sementara, jumlah warga miskin di Bontang mencapai 5.770 kepala keluarga (KK). Sehingga Komsisi II mengharapkan ada tambahan kuota gas dari Pertamina agar kebutuhan masyarakat yang berhak selama Ramadan dan Idulfitri terpenuhi.

Ketua Komisi II DPRD Bontang Ubaya Bengawan mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan ke agen-agen elpiji 3 kg di Bontang. Hal itu untuk memastikan kesiapan gas 3 kg selama Ramadan. Mengingat saat ini banyak keluhan dari masyarakat. “Data dari Akawi itu 1.680 setiap hari, tetapi tidak masuk di hari Minggu, sementara di agen Pantai Subur sebanyak 2.800, jadi masuk di Bontang 4.480 tabung per hari,” jelas Ubaya Bengawan usai sidak elpiji 3 kg, Senin (14/5) kemarin.

Baca Juga:  Beli Gas 3 Kg, Wajib Bawa Kartu Miskin

Dari hitungan Ubaya, masyarakat miskin di Bontang sebanyak 5.770 KK, ditambah pengusaha PKL dan UMKM dengan angka 1000 lebih, maka hitungannya kurang. Tetapi dari hitungan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Usaha Kecil Menengah Bontang itu mencukupi. “Namun kenyataan di lapangannya ternyata masih kurang , inilah yang jadi hitungan kami. Salahnya di mana maka akan dicari,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi di Ramadan, pihaknya meminta ada tambahan kuota tabung gas 3 kg sampai Lebaran.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Bontang Faisal, kuota gas 3 kg di lapangan jauh dari mencukupi. Tentunya pihaknya akan mencari tahu, sehingga rencananya dalam waktu dekat Komisi II akan bertanya langsung ke Pertamina. “Saat bulan Ramadan, gas sangat dibutuhkan oleh masyarakat, artinya harus ada penambahan gas 3 kg,” ujarnya.

Baca Juga:  Pesangon Eks Karyawan Hotel Equator Macet, Kaharuddin Jafar: Ada Kelalaian dari PT KNE

Terkait harga gas yang di atas harga eceran tertinggi (HET), dikatakan Faisal itu merupakan ulah oknum. Memang dari masyarakat banyak laporan jika harga gas 3 kg mencapai Rp 25 ribu. Padahal, harga di agen hanya Rp 16 ribu dan pangkalan harus menjual dengan HET Rp 18 ribu. “Jika ada yang menjual di atas itu maka agen punya kewenangan menegur bahkan memutus jatah tabung untuk pangkalan,” terang dia. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdgas elpijilangka
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Obyek Vital Perketat Pengamanan 

Next Post

Muhammadiyah-NU Diminta Tangkal Terorisme Lewat Dakwah

Related Posts

Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Bontang Dapat Extra Dropping Gas Melon Jelang Nataru

20 Desember 2023, 16:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Penyaluran Gas Elpiji di Bontang Capai 50 Persen, Pemerintah Jamin Tak Ada Kelangkaan Lagi

11 September 2023, 10:42
Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang
Bontang

Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang

3 Juli 2023, 21:52
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Distiribusi Gas Melon Diklaim Kembali Normal Hari Ini

3 Juli 2023, 10:45
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Gas Melon Masih Langka Pasca Iduladha, Warga Beralih Pakai Kayu Bakar

30 Juni 2023, 14:26
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.