• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jika Ada Peminta Sumbangan Tak Berizin, “Segera Laporkan ke Dinas”

by BontangPost
29 Desember 2016, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Abdu Safa Muha.((Dok Bontang Post))

Abdu Safa Muha.((Dok Bontang Post))

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Keberadaan para peminta sumbangan dana pembangunan tempat ibadah yang datang dari rumah ke rumah meresahkan warga Bontang. Hal ini terungkap dalam kegiatan sosialisasi kebijakan dan mekanisme penyelenggaraan Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) yang digelar Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang di Auditorium Gedung Wali Kota lama, Rabu (28/12) kemarin.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Api-Api Suharto yang hadir dalam sosialisasi ini mengatakan, para peminta sumbangan untuk pembangunan tempat ibadah atau sarana pendidikan kerap mendatangi kediaman warga. Kedatangan para peminta sumbangan ini dipertanyakan warga khususnya terkait izin kegiatan yang dilakukan.

“Khususnya untuk para peminta sumbangan yang tidak memiliki izin. Tentu kami mempertanyakan apa benar sumbangan yang dikumpulkan tersebut memang disalurkan untuk pembangunan masjid atau pondok pesantren, seperti yang dikatakan,” ujar Suharto.

Apalagi sarana ibadah maupun pendidikan yang diklaim dibantu dengan sumbangan tersebut, berada di tempat yang jauh yang kebanyakan berada di luar Bontang. Sehingga sulit untuk dicari tahu kebenarannya. Karena itu dia mempertanyakan bagaimana tindakan dari Dissosnaker Bontang dalam menertibkan para peminta sumbangan secara door to door yang dinilai meresahkan warga tersebut.

Baca Juga:  Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum

Menanggapi pertanyaan ini, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, setiap kegiatan pengumpulan dana kepada masyarakat mesti memiliki izin pejabat yang berwenang di wilayah tersebut. Ini sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang dan Barang. Untuk di Bontang, perizinannya melalui Dissosnaker Bontang.

“Karena itu, setiap kegiatan pengumpulan dana yang tidak memiliki izin dari Dissosnaker, maka kegiatan itu ilegal dan bisa ditertibkan,” kata Safa Muha.

Untuk itu dia meminta masyarakat melaporkan kepada Dissosnaker Bontang, bila menemukan kegiatan pengumpulan dana yang belum memiliki izin. Dari situ akan dilakukan penertiban oleh petugas Dissosnaker dan Satpol PP. Warga juga bisa melaporkan ke Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) karena permintaan sumbangan tanpa izin bisa dikategorikan sebagai pungli.

Baca Juga:  Tunjangan Pegawai Pertanahan Bakal Dinaikkan, Jokowi: Kalau Masih Ada Pungli, Laporkan!

“Apalagi sekarang ini kan ada program pemerintah melalui Tim Saber Pungli. Karena pungutan tanpa izin itu bisa disebut pungli, jadi juga bisa dilaporkan ke Tim Saber Pungli untuk ditindak,” jelasnya.

Berdasarkan undang-undang ini, Safa menyebut pihak-pihak yang mengumpulkan uang atau barang dengan tidak mendapat izin lebih dulu bisa ditindak secara pidana. Sementara dana yang terkumpul dalam kegiatan tersebut, bisa disita dan digunakan oleh Dissosnaker untuk kegiatan-kegiatan sosial dan sejenisnya.

Selain para peminta sumbangan dari rumah ke rumah, Safa juga menyoroti maraknya pengumpulan sumbangan secara berkelompok di jalanan. Di antaranya pengumpulan untuk korban bencana maupun kebutuhan pengobatan. Kata dia, pengumpulan sumbangan seperti ini tidaklah masalah, sepanjang sudah memiliki izin dari Dissosnaker.

Baca Juga:  Terjerat Kasus Pungli, Lurah di Samarinda Ditangkap, Polisi Sita Rp 678 Juta

“Boleh-boleh saja, tapi harus ada izin dari Dinas Sosial. Selain itu juga mesti melapor ke Kapolres, karena berhubungan dengan ketertiban lalu lintas jalan raya,” terang Safa.

Ditambahkan Safa, pihak-pihak yang mengumpulkan sumbangan di jalan raya bisa ditertibkan bila tidak memiliki izin. Namun, pihaknya lebih mengutamakan cara-cara persuasive, yaitu dengan mengarahkan kepada organisasi sosial maupun organisasi masyarakat yang melakukan pengumpulan dana tersebut, agar melakukan pengurusan izin di Dissosnaker.

“Jadi izinnya diurus, kegiatan pengumpulan sumbangannya juga jalan terus. Karena memang banyak masyarakat Bontang yang belum tahu tentang mekanisme pengumpulan sumbangan ini. Jadi ya akan terus kami sosialisasikan kepada masyarakat, terkait undang-undangnya dan bagaimana perizinannya,” tegas Safa. (luk)

Tags: punglisumbangan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bikin Sekolah Gara-Gara Mobil, Sempat Stres Hadapi Anak-Anak

Next Post

Terkait Status Brigpol FS Yang tersangkut Narkoba, Tunggu  Inkracht

Related Posts

Urus Pertek, Pengusaha Bontang Mengaku Dimintai Rp250 Ribu Per Petugas
Bontang

Urus Pertek, Pengusaha Bontang Mengaku Dimintai Rp250 Ribu Per Petugas

24 September 2026, 15:26
Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum
Bontang

Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum

18 November 2025, 17:59
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Kepala UPT Pasar Bontang Pastikan Oknum Pungli Pedagang Citra Mas Telah Diberhentikan

6 Oktober 2025, 16:34
ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang
Bontang

ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang

6 Oktober 2025, 14:05
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru

4 Oktober 2025, 13:58
Pesona Masjid Terapung Bontang, Bergaya Arsitektur Khas Pesisir
Bontang

Dugaan Praktik Pungli di Pelabuhan Loktuan Ditertibkan Aparat

10 Desember 2024, 10:19

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.