• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kades Soroti Proyek Tak Berkualitas, Sangatta Utara Terima Anggaran Paling Besar

by BontangPost
23 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SAMPAIKAN USULAN: Sekda Kutim Irawansyah saat membuka kegiatan Musrembangcam Sangatta Utara, Rabu (22/2) kemarin.
(Foto: Fahrul RAzi)

SAMPAIKAN USULAN: Sekda Kutim Irawansyah saat membuka kegiatan Musrembangcam Sangatta Utara, Rabu (22/2) kemarin. (Foto: Fahrul RAzi)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menggelar Musyawarah Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam) serentak yang dibagi perzona sejak Rabu (22/2) kemarin. Untuk Zona Kecamatan Sangatta Utara dibuka langsung Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Israwansyah, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palangiran. Selain itu, beberapa anggota DPRD lainya, termasuk Camat Sangatta Utara Basyumi dan kades di lingkungan Kecamatan Sangatta Utara juga terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.

Saat membuka acara Irawansyah mengakui,  Kematan Sangatta Utara mendapat anggaran terbesar pembangunan  tahun 2017 ini, yakni sekitar  Rp 130 miliar. Nilai ini terbesar dibanding kecamatan lain di Kutim.

“Masih banyak usulan masyarakat yang belum terpenuhi, namun itu karena keterbatasan anggaran. Karena itu, kami berharap dalam musrembang ini, diusulkan pembangunan yang paling prioritas,” harap Irawansyah.

Baca Juga:  Jangan Hanya Pelototi Parkir di PIS, Warga Minta Pemerintah Juga Sorot Parkir Liar Lainnya

Dia juga mengakui, janji Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang untuk dana pembangunan desa Rp 2-5 miliar per tahun, tahun 2017 ini, sebenarnya sudah mulai dilaksanakan. Namun, dalam pelaksanaannya masih melekat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat, pemerintah belum yakin kemampuan pengelolaan dana tersebut di desa.

“Jika nanti sumberdaya  masyarakat di Desa sudah siap, maka nantinya tentu dana ini bisa diserahkan ke desa untuk dikelola,” katanya.

Sementara itu,  Yulianus Palangiran  mengakui,  banyak program yang  tiap tahun masuk skala prioritas pembangunan, namun hingga kini belum  terealisasi. Seperti kantor desa Singagembara,  yang sudah tidak layak lagi.

“Kantor Desa Singa Gembara  saya bangun saat saya jadi kades tahun 2004, sampai sekarang sudah mau roboh, tapi tidak pernah dilakukan perbaikan.   Karena itu, kami berharap dalam periode kepemimpinan pak Ismunandar ini, bisa di bangun.  Termasuk jalan Melon, jalan yang dibangun tahun 2004,  ternyata  sudah hancur,  tak  ada perbaikan,” katanya.

Baca Juga:  Tahun Ini Kapasitas WTP Kudungga Ditambah 

Sementara itu, Kades Singa Gembara Petrus Sombolayuk mengatakan  jalan Melon, dibangun dengan tidak berkualitas.  Saat datang banjir, pasir kebawa air, kerikilnya  jatuh ke parit, yang tertinggal  kerangka besinya berserakan.

“Kami berharap ini diperbaiki. Waktu hujan, jalan tidak bisa dilewati, bahkan lokasinya jadi banjir.  Kantor desa terletak di situ, juga sudah mau roboh, lantainya sudah lapuk . Tapi, untuk perbaikan ini, mestinya terlebih dahulu melakukan pembebasan lahan,  untuk kantor, karena lahan kantor sekarang ini, sangat kecil,” katanya.

Sementara itu, Baharuddin Hanan,  ketua BPD Desa Singa Gembara mengatakan,  kualitas proyek  yang dikerjakan selama ini,  tidak baik.   Hal ini terbukti,  proyek yang dikerjakan, tidak bertahan lama.  Karena itu, Baharuddin berharap, agar  sebaiknya,  pemerintah mempertimbangkan agar  kontraktor, atau masyarakat setempat yang mengerjakan pekerjaan di lokasi itu, agar  ada tanggunjawab untuk bekerja  lebih baik. (aj)

Baca Juga:  Mahyunadi Sebut Hanya Sebatas Isu, Anggaran Setwan Batal Dipangkas

 

Tags: Anggarankadeskutimproyek
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perkara Curanmor Anak Tetap Lanjut, Polisi Tetap Penuhi Hak Anak

Next Post

Sapras Masih Kurang, Disdamkar Rencana Tambah Titik Posko 

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.