• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Lampu Hijau bagi Ormas di Kaltim Kelola Tambang Batu Bara, Ini Kata Muhammadiyah

by BontangPost
19 Mei 2024, 13:44
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah bakal memberikan lampu hijau bagi organisasi masyarakat (ormas)/ormas keagamaan di Indonesia untuk mengelola sektor pertambangan. Kabar tersebut menguat setelah Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan secara terbuka pada acara Konferensi Pers Prospek Investasi Pasca-Pemilu 2024 di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (18/3).

Alasannya, ormas terutama yang berbasis keagamaan turut andil dalam memerdekakan bangsa Indonesia. Hal itu jadi alasan pemerintah mau memberikan izin usaha pertambangan (IUP) kepada ormas-ormas tersebut.

Bahlil mengatakan, rencana tersebut masih digodok oleh pemerintah. Jika sudah, nantinya kemungkinan akan tertuang dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) ataupun dalam PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan (Minerba).

Sebagai daerah yang kaya pertambangan khususnya batu bara, Kaltim pun bakal di pusaran dampak kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Warga Bukit Kayangan Kutim Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih, Tercekik Aktivitas Tambang

Sekretaris Perwakilan Wilayah (PW) Muhammadiyah Kaltim Amir Hady menyebut, secara umum Muhammadiyah belum mengambil sikap terhadap rencana pemerintah tersebut. Organisasi pun harus lebih dulu membahasnya dalam sebuah rapat.

Tetapi sebagai gambaran, dirinya mengungkapkan akan mendukung kebijakan pemerintah selama itu sesuai aturan.

“Pandangan saya secara pribadi, kami asal itu niatnya baik dan dilakukan dengan baik pasti akan kami support. Pasti kami dukung. Begitu prinsipnya. Asal lihat aturannya seperti apa dulu,” ucap Amir kepada Kaltim Post, Jumat (17/5).

Lantas apakah Muhammadiyah punya kemampuan mengelola sektor pertambangan? Amir mengungkapkan secara organisasi Muhammadiyah tidak akan terlibat langsung ke dalam sektor usaha dan bisnis.

Ditegaskan, Muhamamdiyah merupakan organisasi sosial keagamaan. Adapun dalam kaitannya dengan usaha, Muhammadiyah memiliki badan usaha termasuk yang berbentuk perseroan terbatas (PT) yang didirikan untuk kegiatan ekonomi.

Baca Juga:  Tambang Batu Bara Ancam Kebun Raya Samarinda, Luas Galian Sudah 3 Hektare

“Kalau bicara pengalaman (mengelola pertambangan), Muhammadiyah tentu belum memilikinya. Namun soal kemampuan ini ‘kan hanya persoalan syarat apa yang diperlukan untuk itu. Tentu kalau kami ingin masuk ke dalamnya bukan dilakukan oleh organisasi, melainkan melalui amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Amir, setiap badan usaha milik Muhammadiyah yang secara organisasi menjunjung tinggi persoalan kemaslahatan umat, maka setiap usaha yang dilakukan dipastikan menjauhi hal-hal yang banyak merugikan masyarakat. Itu berlaku pula jika memang pada masa depan, badan usaha milik Muhammadiyah dipercaya pemerintah untuk mengelola pertambangan.

“Dipastikan badan usaha milik Muhammadiyah sebagai salah satu media dakwah akan menjadi role model. Bagaimana bisa mengelola sebuah usaha yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pertambangan misalnya, yang selama ini dianggap lebih merusak, mungkin bisa dikelola lebih baik tanpa harus menimbulkan dampak kerusakan alam yang lebih berat dan merugikan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Soal Tambang di Kaltim, Ini Wawancara Khusus dengan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

Amir melanjutkan, kondisi Kaltim sampai saat ini belum bisa disebut sejahtera jika membandingkannya dengan masifnya kegiatan pertambangan khususnya batu bara. Mengingat hingga kini, masih banyak persoalan pertambangan ilegal yang masih membuat kerusakan dan meninggalkan lubang-lubang tambang. Yang banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan bahkan menghilangkan nyawa.

“Secara pribadi saya belum puas kondisi Kaltim dengan masih maraknya tambang ilegal dan masih banyaknya lubang tambang yang dibiarkan begitu saja. Ini jadi pekerjaan rumah aparat dan pemerintah untuk bisa membereskannya,” ucapnya. (rom)

Sumber: Kaltim Post

Print Friendly, PDF & Email
Tags: tambang batu bara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lobi Partai Politik, Basri Rase Komitmen Tetap Berpasangan dengan Chusnul Dhihin

Next Post

Mengenal Sejarah Kaltim dari Prasasti Peninggalan, Antusias Tinggi dan Berharap Kegiatan Dirutinkan

Related Posts

Satgas PKH Ungkap Ribuan Hektare Lahan di Kaltim Dikuasai Ilegal, dari Sawit hingga Tambang Batu Bara
Kaltim

Satgas PKH Ungkap Ribuan Hektare Lahan di Kaltim Dikuasai Ilegal, dari Sawit hingga Tambang Batu Bara

29 Desember 2025, 20:30
Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis
Lingkungan

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis

28 Desember 2025, 13:22
Rencana Ketahanan Pangan Kaltim Jajaki Pertanian di Lahan Bekas Tambang Jadi Sorotan
Lingkungan

Pokja 30 Desak Moratorium Tambang di Kaltim, Soroti Reklamasi dan Transparansi

30 November 2025, 14:58
Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan
Kaltim

Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan

25 Juli 2025, 19:03
Wapres Gibran Datangi Posko Warga Kaltim Penolak Hauling Batu Bara di Jalan Nasional
Kaltim

Wapres Gibran Datangi Posko Warga Kaltim Penolak Hauling Batu Bara di Jalan Nasional

16 Juni 2025, 10:19
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.