• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Rencana Pembangunan RS Tipe D, Komisi I: Jangan Gaduh

by BontangPost
11 November 2018, 17:20
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Polemik mengenai wacana pembangunan rumah sakit (RS) tipe D mendapat perhatian DPRD Bontang. Ketua Komisi I DPRD Agus Haris meminta pemkot dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bontang menciptakan suasana yang kondusif.

Meskipun tanggung jawab penuh kesehatan di daerah menjadi tugas pemerintah. Sesuai UU 44/2009, penyediaan RS berdasarkan kebutuhan masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Menurut saya, pemerintah dan RS swasta jangan gaduh. Posisi dewan ialah menjadi penengah,” kata Agus Haris kepada Bontang Post, Sabtu (10/11).

Pria yang duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD ini meminta kedua pihak menjalin komunikasi. Dengan upaya persuasif, permasalahan pun bisa didapatkan solusi.  “Manajemen RS swasta bisa sowan ke wali kota untuk menjelaskan kondisi yang selama ini ada di tiap RS,” tuturnya.

Baca Juga:  Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

Politikus Gerindra ini mengatakan sumbangsih RS swasta terhadap pelayanan kesehatan pun tidak sedikit. Bahkan, karyawannya juga merupakan warga Bontang.

Sehubungan dengan rencana pembangunan RS tipe D di eks Puskesmas Bontang Lestari, Agus menyetujuinya. Pasalnya, Bontang Lestari merupakan daerah penyangga bagi kabupaten lain, Kukar dan Kutim.

Terlebih pembangunan tersebut membuat warga sekitar semakin dekat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Mengingat warga Nyerakat membutuhkan waktu sekira 20 menit untuk menuju RSUD Taman Husada. “Bontang Lestari sangat layak karena jauh dari kota,” ujarnya.

Rencananya, Selasa (13/10) Komisi I akan memanggil kedua belah pihak. Mengingat ada surat masuk untuk permintaan mediasi.

Sebelumnya diberitakan, pemkot memiliki wacana untuk membangun RS Tipe di dua tempat. Selain di Bontang Lestari, bangunan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) juga bakal diubah peruntukannya.

Baca Juga:  Pemkot Terima Kunjungan DPRD PPU

Persi Bontang menolak pembangunan tersebut. Mereka menilai itu akan mematikan rumah sakit swasta. (ak)

Tags: dprdPembangunan RS Tipe D
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kumpulkan 1 Ton Plastik, Perpanjang Umur TPA

Next Post

Delapan Bulan Rampung, Rusunawa Tak Berpenghuni

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Pengerjaan RS Tipe D Dikebut
Bontang

Pengerjaan RS Tipe D Dikebut

4 Oktober 2020, 10:00
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30
Berawal Pengusaha Studio Foto, Baktikan Diri untuk Daerah
Bontang

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

21 Desember 2018, 17:10
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Bontang

Pemkot Disebut Minim Koordinasi

20 Desember 2018, 17:55

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.