• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Tiga Bintara Polda Kaltim Gelapkan Alat Pelacak Senilai Rp70 Miliar, Terancam 5 Tahun Penjara

by Redaksi Bontang Post
22 Maret 2024, 15:30
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Briptu AS, Brigpol RS dan Bprika RK menjalani sidang sebagai terdakwa penggelapan dalam jabatan di PN Balikapapn, Rabu (20/3/2024).

Briptu AS, Brigpol RS dan Bprika RK menjalani sidang sebagai terdakwa penggelapan dalam jabatan di PN Balikapapn, Rabu (20/3/2024).

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tiga oknum anggota Kepolisian Daerah Kaltim (Polda Kaltim), masing-masing Briptu AS, Brigpol RS dan Bprika RK didakwa melakukan penggelapan dalam jabatan.

Sidang kasus penggelapan dalam jabatan yang membelit tiga personel Yanma Polda Kaltim sudah berlangsung dua kali di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.

Pada sidang kedua, Rabu (20/3/2024) kemarin, JPU menghadirkan total 7 saksi. Mereka rata-rata merupakan personel yang pernah maupun masih bertugas di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim.

Tiga personel polisi ini diduga melakukan penggelapan alat Teknologi Informasi yang menjadi aset Ditresnarkoba Polda Kaltim. Nilainya tidak main-main, Rp70 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan Asrina Marina mengatakan, penggelapan yang dilakukan tiga terdakwa ini terjadi pada 2020 silam. “Saat itu mereka masih bertugas di Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim,” kata Asrina, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga:  Modus Sewa Mobil Malah Digadai Puluhan Juta, IRT di Bontang Berakhir Dibui

Asrina menerangkan, sebagai personel Opsnal Subdit 1, ketiganya diberi akses untuk menjadi operator peralatan IT untuk keperluan kerja di lapangan. Punya aksess untuk menggunakan alat canggih tersebut, ketiganya justru melakukan penggelapan.

Kasus ini terendus setelah ketiganya dipindah tugaskan ke Yanma Polda Kaltim pada Maret 2020 silam. “Seharusnya, ketika pindah tugas, alat tersebut dikembalikan ke Subdit 1 untuk keperluan belajar bagi operator yang menggantikan mereka. Tapi oleh ketiga terdakwa barang tersebut tidak dikembalikan,” terang Asrina.

Ketiga terdakwa, sebut Asrina memang sempat melakukan beberapa pengembalian alat kepada Ditresnarkoba Polda Kaltim pada April 2020. Sayang, saat dicoba dioperasikan, alat yang dikembalikan tidak dapat berfungsi.

Baca Juga:  Pengusaha Bontang Tertipu Ratusan Juta

“Pihak pelapor lalu menghubungi vendor alat tersebut untuk datang ke Balikpapan dan melakukan pemeriksaan,” kata Asrina.

Berdasarkan pemeriksaan dari vendor, diketahui bahwa ada alat-alat lain yang juga hilang, yakni System DF Aktif GAXG 2G, 3G, 4G beserta perangkatnya, System DF (Direction Finder) Aktif GA2G Portable dan GAXG-B beserta perangkatnya, System DF Pasif GAPM Portable dan GAXG-B serta perangkatnya dan System DDF007 serta perangkatnya. Berdasarkan SOP alat-alat tersebut tidak boleh dipisahkan dan harus utuh berada didalam mobil.

Ketiganya lantas menjalani serangkaian pemeriksaan di Paminal Polda Kaltim. Setelah menjalani pemeriksaan, alat-alat yang sebelumnya ada dalam penguasaan mereka akhirnya dikembalikan. “Dikembalikannya bertahap, yang pertama 11 Oktober, kemudian 12 Oktober dan terakhir 13 Oktober 2020,” kata Asrina.

Baca Juga:  Punya Ilmu Tipu Daya, Residivis Bawa Kabur 25 Motor

Sidang lanjutan akan digelar pada Senin (25/3/2024) pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. “Rencananya kami akan menghadirkan para pejabat Ditresnarkoba Polda Kaltim yang bertugas saat kasus ini terungkap,” kata Asrina.

Ketiganya didakwa dengan tindak pidana penggelapan dalam jabatan subsider penggelapan dan/atau pengrusakan dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. (prokal)

Tags: Penggelapan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Direktur RSUD Bontang Pimpin Pelantikan dan Upacara Serah Terima Jabatan

Next Post

Ini Tiga Alasan 50 Pegawai DPMPTSP Bontang Layangkan Petisi untuk Sekretaris Dinas

Related Posts

Pria di Bontang Curi Motor Keluarga, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba dan Foya-foya
Bontang

Pria di Bontang Curi Motor Keluarga, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba dan Foya-foya

31 Agustus 2026, 09:40
Uang Penjualan Pupuk Diduga Dipakai Foya-foya, Pria di Muara Badak Diringkus Polisi
Kriminal

Uang Penjualan Pupuk Diduga Dipakai Foya-foya, Pria di Muara Badak Diringkus Polisi

6 Juli 2026, 15:37
Anak Buah Mengelabui Bos Material di Bontang, Rp108 Juta Hasil Penjualan Dipakai Judi Online
Kriminal

Anak Buah Mengelabui Bos Material di Bontang, Rp108 Juta Hasil Penjualan Dipakai Judi Online

10 Mei 2026, 20:41
Oknum Pegawai Pegadaian di Balikpapan Gelapkan Logam Mulia Senilai Rp2,7 Miliar
Kriminal

Oknum Pegawai Pegadaian di Balikpapan Gelapkan Logam Mulia Senilai Rp2,7 Miliar

31 Mei 2024, 09:00
Bawa Kabur Motor Ojol, Pria Ini Ditangkap di Jalan Poros Bontang
Kriminal

Bawa Kabur Motor Ojol, Pria Ini Ditangkap di Jalan Poros Bontang

10 Mei 2024, 08:00
Pasutri di Bontang Bawa Kabur Motor Saudara, Ditangkap Polisi di PPU
Kriminal

Pasutri di Bontang Bawa Kabur Motor Saudara, Ditangkap Polisi di PPU

17 Maret 2024, 10:21

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.