• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Manajer Wanita untuk Tiga Tim Sepak Bola, Sukses Ukir Prestasi

by BontangPost
25 Maret 2017, 12:49
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Gloria Lamsihar Siagiaan (VERI SAKAL/BONTANG POST)

Gloria Lamsihar Siagiaan (VERI SAKAL/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

 

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Gloria Lamsihar Siagiaan (203)

Kecintaan Gloria Lamsihar Siagiaan terhadap sepak bola tak dapat dimungkiri. Ini dibuktikannya dengan menjadi manajer tiga tim sepak bola  sekaligus di Bontang. Seperti Sekolah Sepak Bola (SSB) Kompak, Losari FC dan tim Bolanita FC yang dihuni oleh kaum hawa.

Veri Sakal, Bontang

Awal mula Gloria menyukai sepak bola bermula saat anak bungsunya bernama Chan Houvel Prima yang berumur 11 tahun masuk dalam SSB Kompak pada 2010. Ia pun rutin mengantar si bungsu latihan. Kala itu tak sengaja membuatnya menjadi semakin senang dengan sepak bola.

“Melihat kurangnya perhatian dan membutuhkan sentuhan seorang ibu, akhirnya saya tertarik bergabung menjadi manajer di SSB Kompak itu,” ujarnya, Jumat (24/3) kemarin.

Ia mengaku awalnya tidak begitu senang terhadap olahraga sepak bola yang digemari anaknya itu lantaran khawatir makin banyak anaknya ikut berlatih, makin banyak pula hal negatif yang didapat. Makanya, ia pun awalnya hanya memberikan les latihan bulu tangkis dan renang untuk olahraga sang anak.

Baca Juga:  Karena Ayahku Seorang Veteran

“Namun lambat laun saya menjadi senang, karena  bukan hal negatif yang saya lihat bila anak mengikuti latihan di tim sepak bola, melainkan sebuah prestasi yang sangat positif tentunya,” ungkapnya.

Kecintaanya dengan olahraga ini, ternyata membuatnya mendapat dukungan penuh dari sang suami.

Dukungan ini pun dilakukannya dengan membentuk lagi SSB dengan nama Losari. Dibentuknya SSB tersebut  karena melihat anak-anak yang bermain sepak bola di lapangan SD Vidatra, tak memiliki tujuan dan arah yang jelas.

Maka dari itu, ia pun membentuk SSB Losari untuk mereka. “Selain itu, saya juga membentuk SSB ini karena melihat akses masuk ke lapangan Town Center tempat berlatih SSB Kompak begitu sulit,” jelasnya.

Kemudian dengan terbentuknya SSB Losari, ia pun kembali membentuk satu tim sepak bola wanita dengan nama Losari di 2013 silam.  Namun karena begitu banyaknya kendala, mulai dari dana, kurangnya pelatih, dan masalah pemain yang berpergian dikarenakan kuliah, akhirnya tim ini pun mulai tidak efektif.  “Meski saat itu tidak efektif,  saya tetap berfikir  dan  optimistis bisa mendirikan tim sepak bola wanita,” tuturnya.

Baca Juga:  Dua Dokter Spesialis Bedah Lanjutkan Penanganan Ortopedi

Berkat kerja kerasnya saat memasuki akhir tahun lalu, ia berhasil membentuk tim  sepak bola wanita. Hal tersebut sukses berkat dirinya yang gencar berkoordinasi dengan para sahabat, dengan mengajak mereka membentuk tim dan kepengurusan secara bersama-sama. Alhasil, berkat dukungan itu, akhirnya ia pun memiliki tim sepak bola wanita bernama Bolanita FC saat ini.

“Nama Bolanita ini berasal dari teman dan kini menjadi pengurus juga, yakni Adi Susilo yang merupakan Sekretaris Bolanita FC,” bebernya.

Sebenarnya keseriusan membentuk tim tersebut, lahir sejak dia pernah menjadi manajer tim sepak bola di bawah usia 14 taun (U-14) membawa nama Bontang kala itu mengikuti Singa Cup di Singapura.

Kemudian ia melihat adanya pertandingan sepak bola antar wanita yang digelar di sana memiliki pemain yang bagus-bagus. Hal inilah yang membuat dirinya begitu antusias membentuk tim ini. “Saya yakin bila di Bontang juga terdapat tim sepak bola wanitanya, pasti akan  memiliki banyak prestasi juga,” paparnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang : Festival Poerawijaya (289); Rela Resign Jadi Pengusaha

Dari ketiga tim ini, berbagai juara berhasil diraih kedua SSB miliknya, baik turnamen di Bontang maupun di luar kota. Bahkan, Bolanita yang baru terbentuk pun, dengan usaha kerja semua pengurus dan para pemain, yang hanya dipersiapkan dua bulan, ternyata tidak mengecewaka. Tim ini berhasil menduduki peringkat keempat di Turnamen Fetival Sepak Bola Wanita 2017 di Balikpapan.

“Untuk membiayai tim ini, semua dari hasil saya yang memiliki usaha kecip-kecilan. Kemudian untuk membiayai Bolanita rencananya saya akan mendirikan kafe,” pungkasnya. (***)

Tentang Gloria

Nama: Gloria Lamsihar Siagaan

TTL: Sidikalang, 6 Desember 1964

Nama orang tua: Ernis Siagiaan – Erika Tambun

Suami:  Budiman Tampubolon

Anak Pertama: dr Chanchen Richardo Tampubolon

Anak Kedua: dr Mika Chandra tampubolon

Anak Ketiga: Chan Houvel prima Tampubolon

Alamat: Jalan Ir Simon Tampu Bolon HOP IV, RT 10 Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Komisi IV Sempat Khawatirkan Pembiayaan UNBK dan UNKP

Next Post

Sabu 4,86 Gram Gagal Edar, Polisi Amankan Uang dan Catatan Penjualan 

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.